20 February 2018
By: Administrator
Istilah Writerpreneur merupakan sebutan yang tidak asing lagi bagi para penulis sebab istilah ini mengandung makna yang diadopsi dari frasa (gabungan dua kata), writer dan interpreneur. ‘Writer’ adalah penulis, ’interpreneur’ adalah wirausaha. Jadi Writerpreneur kurang lebih maksudnya adalah wirausaha yang bergerak di bidang tulis menulis. Bahasa lainnya, membisniskan tulisan. Produknya tidak lain adalah tulisan itu sendiri. Segmen pasarnya bermacam-macam. Tergantung jenis tulisan yang Anda produksi.
Writerpreneur merupakan salah satu dari 16 subsektor pengembangan ekonomi kreatif yang sangat berpengaruh dalam pengembangan pariwisata. Sebagaimana fokus Pemerintah Pusat tentang pengembangan industri kreatif pada 4 (empat) kota, yaitu : Bukittinggi, Madiun, Biak Numfor dan Palu. Pemerintah Kota Bukittinggi mengaharapkan dengan hadirnya generasi emas yang memiliki kepedulian pada pembanganan karakter bangsa dan negeri. Pentingnya sebuah tulisan yang ditulis oleh penulis (writerpreneur) dapat memberikan bentuk informasi sebagai ujung tombak pengembangan pariwisata.
Workshop Writerpreneur yang diadakan oleh Badan Ekonomi Kreatif di Gran Rocky Hotel Bukittinggi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi Bapak Drs. H. ERWIN UMAR, M.Pd berharap kegiatan ini dapat memotivasi para penulis Kota Bukittinggi lebih kreatif dalam menuangkan tulisannya dan berperan penting dalam pengembangan pariwisata Bukittinggi.
